![]() |
| Suasana ujian |
Jika di rumah, hari sabtu adalah hari santai--hari malas, tepatnya-- walau statusnya standby : kalau ada kerjaan mendadak, tentu saja harus siap. Tapi di training kali ini, sabtu adalah hari yang padat merayap. Kepadatan yang tentu saja melelahkan. Bang...Hayati lelah nih 😞😞
Setelah senin (22/2) terjadi kolabrasi antara evaluasi teori dan evaluasi praktik, maka selasa dijadikan hari pemulihan. Tak heran jika selama duduk mendengarkan uraian trainer, tubuh berkali-kali protes. Mengantuk, adalah hal yang terjadi. Konsekuensinya, sering ke toilet untuk membasuh mata.
Rabu, baru mulai menjalani training dengan tenang. Rasa ngantuk sudah hilang, tapi mulai memikirkan tentang hari sabtu, saat di schedule rundown tertulis evaluasi dan seminar. Kapan membuat presentasi untuk seminarnya, sedangkan kamis dan jumat masih ada jadwal training. Nyatanya, kamis dan jumat adalah hari nyambi-nyambi. Setengah waktu mendengarkan uraian trainer, dan setengah waktunya lagi membuat presentasi untuk seminar.
Membuat sesuatu tidak dengan sepenuh waktu dan perhatian, apalagi untuk pertama kalinya, tentu saja tak bisa menyelesaikannya secara cepat dan sempurna. Maka jumat malam, di mana seharusnya belajar untuk evaluasi, yang ada justru video call beramai-ramai untuk membahas slide presentasi. Secara menginapnya di tempat yang berbeda-beda. Belajar? Cukup membaca sekilas.Membaca materi yang sudah diberi warna dengan stabilo.
Pukul 4 pagi, alarm berbunyi. Melihat ponsel, lalu mematikannya. Masih ada waktu, pikir saya. Tubuh yang baru tidur 4 jam, masih belum mau bangun. Masih belum pulih. Alarm berbunyi lagi. Melihat ponsel, ternyata pukul 5. Langsung meloncat. Mandi dan bersiap. Evaluasi kali ini, dijadwalkan jam 7 pagi. Setengah jam sebelumnya, harus sudah berada di lokasi untuk mempersiapkan segala perangkat demi evaluasi online. Perkara presentasi, dipikirkan nanti 😀
Evaluasi kali ini, di luar prediksi. Soal-soal yang dikerjakan, lebih banyak dipilih berdasarkan logika dan rasa. Nyatanya logika dan rasa ini, belum tepat melogikakan dan merasakan, karena hasil ujiannya di bawah nilai 70, yang dipersyaratkan. Jika di evaluasi pertama, shock dengan nilai yang di luar dugaan. Di evaluasi kedua ini, juga sama. Konsekuensinya, di evaluasi sesi ke-2, di soal essay, harus berjuang ekstra, harus menjawab lebih mendetail dengan menjelaskan.
Di evaluasi pertama, soal essaynya hanya 5, tapi di evaluasi kali ini essaynya 7 nomor. Yang dilakukan pertama kali, membaca kesemua soalnya. Benar, soalnya lebih kepada pemahaman diri dalam menjelaskan, bukan soal yang jawabannya seperti soal matematika, bukan seperti di evaluasi pertama.
Yang terjadi kemudian, saya menuliskan jawaban berdasarkan dengan pemahaman sendiri, yang berdasarkan pada teori yang sudah diketahui. Benar-benar dengan kalimat dan cara sendiri. Menjelaskan bagaimana cara memadamkan api di kasus kebakaran dengan berbagai material yang terbakar. Untuk sewaktu evaluasi training sempat memperhatikan dan mengamati, pun masih diberikan ingatan tentang teori-teori dasar yang seharusnya diketahui.
Puji Gusti, saat pengumuman yang harus mengikuti her, nama saya tak termasuk ke dalamnya. Nilai essay tak diumumkan, sebagaimana nilai pilihan berganda. Jika berdasarkan nilai minumum yang harus dipenuhi, berarti nilai essaynya minimal 85.
![]() |
| Seharian menjadi Neng Operator 😀 |
Dikira, presentasinya setelah jam makan siang. Ternyata dilakukan saat itu juga, setelah menyelesaikan sesi evaluasi her. Yang tidak menjalani her, tentu saja langsung merapihkan slide presentasinya. Sebagai kelompok satu, tentu saja menjadi yang pertama menjalani presentasinya. Presentasi online, tentu saja. Presentasi yang kadang terkendala : suara yang delay, wifi yang tiba-tiba mati, dan sederet hal lainnya.
Dikira, presentasinya hanya menghabiskan setengah waktu sore. Nyatanya, selesai di jam 5. Lelahnya berlipat, apalagi sejak pukul 14:00 itu, tubuh mulai protest. Afirmasi mendamaikan tubuh, tak juga bisa mendamaikan. Segera minta istirahat. Minta berbaring.
Pukul 21:00 sudah berbaring di peraduan, dan baru bangun di pukul 06:00 pagi. Hari ini, tak ada acara. Hanya berdiam diri di kamar, sambil menunggu jemuran kering merata 😁😂 Hari minggu di negara orang dan hanya berdiam di kamar kost, itu luar biasa sih bagi saya yang senang ngebolang.
![]() |
| Suasana presentasi online |
Semoga semua mahluk penghuni semesta senantiasa berbahagia, dan hidup dalam keselarasan serta keseimbangan.



Komentar
Posting Komentar